Tips Puasa Ceria

Posted: August 12, 2010 in Informasi

Alhamdulillah usia kita sampai juga di bulan Ramadhan ya, bulan penuh rahmat dan ampunan. Semoga puasa kita kali ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan bisa ibadah dengan maksimal. 

Puasa diyakini dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan berlebihan. Ya maklum aja dweeeh, kalau nggak puasa kan kita suka kalap kalau makan, terutama kalau berjumpa makanan favorit, udah kayak ketemu musuh bebuyutan aja, pengennya langsung dirauk hihihi. Padahal makanan berlebih yang masuk ke tubuh kita belum tentu gizinya sesuai dengan kebutuhan dan salah-salah malah bisa membahayakan kesehatan kita.  Kelebihan gizi atawa overnutrisi bisa menyebabkan kegemukan (just like I was before!) yang beresiko menimbulkan penyakit degeneratif macam kolesterol, jantung koroner, diabetes, dan sebagainya. Penyakit akibat gaya hidup lah, suka disebutnya.

Manfaat puasa ditinjau dari sisi kesehatan di antaranya:

– Detoksifikasi tubuh dari racun dan kotoran yang selama ini mengendap akibat gaya hidup kurang sehat

– Mengistirahatkan sejenak organ pencernaan

– Meremajakan sel-sel tubuh dan memperbaiki fungsi hormon tubuh

– Menambah sel darah putih yang berfungsi sebagai perisai dari serangan penyakit. Dengan puasa sistem imunitas tubuh otomatis meningkat.

– Menyeimbangkan kadar asam dalam tubuh

Nah, di bulan Ramadhan juga saatnya kita berlatih pengendalian diri terhadap segala keinginan duniawi dan hanya mengikuti kehendak-Nya. Pengendalian dirinya kan bermacam-macam tuh, nggak hanya menahan diri dari makan dan minum, tapi juga terhadap hawa nafsu lainnya, seperti amarah, bergosip, zina mata dan hati, dan sebagainya. Bagusnya sih pengendalian diri ini seumur hidup, nggak cuma Ramadhan yup, tapi emang dasar manusia, suka kambuhan penyakit lamanya hehe. That’s why saya sudah hampir 3 bulanan ini mulai menerapkan pola hidup sehat, bukan hanya demi menurunkan berat badan, tapi juga untuk memaintain kesehatan.

Mungkin bawaan sugesti kali ya kalau puasa sepertinya lemas dan malas ngapa-ngapain. Saya pun hari pertama puasa kerjanya leyeh-leyeh saja, nggak buka laptop sama sekali hihi. Apalagi gara-gara sahur pakai sambal, perut seharian itu bawaannya nggak enak. Kapok!

Barulah hari kedua puasa semangat mulai ranum dan tergerak membuka laptop. Sekarang, bagaimana nih kiatnya supaya puasa-puasa tetap energik dan terhindar dari aura kemalasan yang menggodah aaahhh….Di sini saya coba share tipsnya berdasarkan pengalaman sendiri dan disadur dari beberapa sumber yup.

Wokeh, siap-siap menyimak:

1. Kudu sahur. Yup, jangan lupa sahur yak, karena organ-organ pencernaan kita akan beristirahat seharian penuh dari pekerjaannya, maka tubuh butuh asupan nutrisi dan gizi yang mencukupi untuk kita beraktivitas seharian. Lagian Rasulullah Saw udah bilang “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar.” 

2. Makan makanan yang kaya akan serat dan berprotein tinggi. Sebaiknya hindari yang terlalu manis dan berlemak karena justru membuat lekas lapar di siang hari. Bagus sekali untuk sahur itu makan nasi merah, roti gandum, oatmeal, susu dan jangan lupa buah-buahan.

oatmeal (galerikuliner.blogspot.com)

roti gandum (healwithhope.com)

 

saya pribadi lebih suka sahur dengan oatmeal yang dicampurkan dalam susu kalsium (low/nonfat), kemudian sebagai pemanisnya adalah madu. Atau dengan roti gandum yang dicocol di susu plus madu tadi, ditambah sebutir apel atau pir, atau jeruk. Rasanya lebih praktis dan perut nggak kekenyangan. Karena kalau makan nasi nggak pedas lauk atau sayurnya, rasanya nggak seru aja, akibatnya sepanjang hari perut saya nggak enak. Jangan KEKENYANGAN yak, dijamin besoknya nguantuuuuukkk aja rasanya, jadi nggak energik.

3. Berbuka dengan yang manis. Nah, ini mungkin ada perbedaan persepsi buat masing-masing orang ya. Tradisi kita kan yang manis-manis didapat dari tajil seperti kolak, bubur sumsum, es buah, dan lainnya. Sebenarnya manis yang baik bukan dari gula pasir tapi dari gula aren, madu, dan kurma. Saya bertekad bulan puasa ini mau mengikuti sunnah Rasulullah, berbuka dengan tiga butir kurma dan minum air putih atau teh manis hangat, kemudian sholat Magrib (believe me, it’s not easy!). Pengalaman tahun-tahun sebelumnya *pengakuan nih* begitu azan, saya biasanya langsung beranjak ke menu utama saking luapeerrnya hehe. Namun tahun ini saya upayakan benar-benar mengendalikan diri. Habis sholat Magrib, baru saya makan makanan utama, seperti makanan saya sehari-hari: nasi merah, sayur, dan lauk-pauk (bukan goreng) dengan porsi secukupnya. 

Kurma (cegahstroke.blogspot.com)

honey (genasik.telkomsel.com)

 

Kalau masih tergoda dengan tajil kolak, dkk yang disediakan di rumah, baiknya makan setelah sholat teraweh, dengan porsi tidak berlebih, secangkir cukup. Intinya, makan jangan sekaligus, tapi bertahap, supaya lambung nggak kaget karena dipaksa kerja keras setelah seharian beristirahat. Kalau dipaksa bisa ngambek loh dia, kita juga yang repot kan?

4. OLAHRAGA. Hadooohhh lemess  kaleeee! hi hi hi… waktu saya menulis status di fb kalau saya mau olahraga sore, rata-rata memberikan komentar; lemes dan ngantuk. Padahal dalam keseharian, olahraga baiknya menjadi menu wajib demi menjaga kesehatan dan melancarkan peredaran darah. Termasuk pada saat puasa, olahragalah yang ringan seperti jalan kaki sore-sore atau senam ringan. Tentu kadarnya dikurangi. Kalau di luar bulan puasa kita sanggup olahraga 1 jam, baiknya saat puasa dikurangi menjadi setengah jam. Kasihan tubuh kalau dibiarkan istirahat sebulan puoool nggak olahraga, dia akan menjadi lemas dan loyo. Bisa-bisa setelah bulan puasa usai, untuk olahraga lagi kita memulainya dari nol, berabe.

5. Banyak minum air putih. Wah ini penting sekali supaya pencernaan dan metabolisme tubuh terkendali baik. Biasanya di saat puasa kita kurang minum, tanda-tandanya bisa dilihat pada air seni. Kalau air seni kita berwarna kuning tua atau oranye, itu tandanya kita kurang minum. Air seni yang menandakan kita cukup minum warnanya kuning terang atau bening.

fresh water (eramuslim.com)

Begitulah. Namanya juga pengendalian diri, bener-bener dites dah hawa nafsunya bisa ditahan nggak. Bagaimana? Bisa kan? Insya Allah. Semangaaaaat

Comments
  1. Muh. Hamzah Zaidin says:

    Fantastic! I like this article. I’ll put it into operation. Thank u Laura. Wassalam, Salam dari Makassar

  2. laurakhalida says:

    You’re most welcome

  3. Saya juga suka minum madu atau sari kurma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s