Trik Makan Enak dan Berlemak Tanpa Mengganggu Diet (Atau Minimal dikiiitt aja ganggunya)

Posted: July 29, 2010 in Informasi

Beeerrrrraaaatttttttttt, emang  berrraaaatttt dalam menjalani pola hidup sehat (so far sejak 25 Mei 2010 hingga sekarang 29 Juli 2010 sudah turun antara 8-9 kg) saya MENGHINDARI ngemil kecuali BUAH. Bagaimana tidak berrrattt? Di rumah ada tiga orang ponakan yang demen banget dijajanin ibu dan nenek-kakeknya (ortu saya) makanan snack, kue, roti, dll, nah posisi saya sebagai anak bungsu pasti kebagian jatah (alasan Mama sih biar ga cemburu ma ponakan hi hi hi).

Mama pulang arisan juga saya yang diingat duluan buat dikasih jatah oleh-oleh, bisa dibilang saya lebih dianakemaskan (ehem) untuk dikasih maeman enak, baru kemudian ke cucu-cucunya, thx Mom, lup you fuulll dweh.

Cuma, pas mulai menjalani pola hidup sehat, mau tak mau saya berkata jujur pada orang rumah untuk minta dukungan mereka. So, mereka nggak usah sungkan kalau bawa makanan enak (yang belum tentu sehat) tanpa menawari saya. Meskipun hikkksss perih di hati. Bayangin, bawa nasi padang makan di kamar kakak saya, bawa kue ini-kue itu, saya memble. Whuaaa hellppp.

Belum lagi kalau jalan ke mall, rasanya saya pengen nimpukin tuh tukang jualan di foodcourt hi hi hi. Habis aromanyaaaa tak tertahankan. Betapa tersiksanya saya nggak bisa masuk ke resto favorit saya, bahkan tak dapat menjamah, atau sekedar merasakan, atau menggigit, atau mengunyah, dan menelannya dengan kepuasan hati jejeran makanan favorit sayaaah *lebayyydotcom*

Sebenarnya saya telah diingatkan Ririe, teman yang membimbing saya diet,”Kalau kepengen banget, colek aja dikit,” katanya waktu saya merengek kangen makan pizza,”Nggak apa, makan aja 1 slice.” 

Hah? pizza 1 slice! nehi! pikir saya waktu itu, mana kenyanggg??? *idih emang sunnah Rasul kan berhenti makan sebelum kenyang* dan nggak puasssssss. Makan pizza mah enaknya  minumal 2 slices hihi. Pikir saya waktu itu dari pada sedikit mendingan GAAAA!

Bayangin, saya nonton di bioskop sampe nggak jajan popcorn, dkk loh, tau sendiri kan jajanan bioskop sekarang begitu beragamnya, malah sampe dijualin di dalam gedung lagi, bikin hidung kembang-kempis, dan perut melilit kepengen. Biasanya saya bawa bekal buah aja, kendati cuping hidung masih aja curi-curi cium aroma popcorn atau burger atau ayam atau capucino yang disantap orang-orang sekeliling saya.

Biasanya saya ingat kalimat ini untuk menahan diri,”Rasa cuma ada di mulut, sampai perut jadi sampah!” maka sukseslah saya. Atau ingat berat saya waktu 75 kg dan keberhasilan saya sudah menurunkan berat, apa mau balik kayak dulu? Emooohhhh… traumaaaa….

Namunn… saya juga manusia biasa kok, yang suka ga bisa nahan hasrat makan enak. Ada kalanya saya kalah dan mengalah! Pernah saya nggak tahan waktu jalan di ITC Depok dan liwat foodcourtnya dan mengendus-endus aroma mie goreng. Sudahlah, saya langsung pesan paket mie goreng ma es teh manis hi hi hi. Masih untung nggak masuk fried chicken favorit saya tuh, walau cuma di ujung hidung jaraknya.

Pernah juga waktu jalan di Detos, saya kegoda beli D’crepes, namun saya pilih yang isi ikan. Sambil menghitung-hitung kalorinya, akhirnya di rumah malamnya saya hanya makan buah.

Intinya sih dalam menjalani pola hidup sehat, pandai-pandai saja mengatur. Nggak ada larangan buat makan enak (yang belum tentu sehat):

1. Bisa dilakukan saat satfreediet (saturday free diet). Inilah hari libur diet, banyak orang yang memilih sabtu, kalau saya tergantung sikon. Misalnya ada meeting di luar, itulah hari libur diet saya. Nah saat ini bolehlah masak atau mampir di resto favorit, makan dengan porsi standar, jangan barbar ya.

2. Dulu kalau saya berprinsip: dari pada sedikit mendingan GA, sekarang saya tidak seperti itu. Ngerinya suatu saat saya bosan menjalani pola hidup sehat dan balik ke habit lama. Jadi, biasanya nih kalau kegoda makanan enak yang dibawa Mama atau kakak saya, ya cowel saja sedikit. Pernah kemarin tuh Mama bawa nasi bakar dan lauk-pauknya, trus bawa ikan kakap tepung, dan breadtalk, bayangin!!! Akhirnya nasi bakarnya saya makan sesendok makan, kakapnya saya cuwil sedikit, dan breadtalk buat sarapan esok. Ahhh… mencicipi juga kan? Percaya deh makan sedikit atau banyak, sama aja. RASA HANYA DI MULUT, jangan sampai udah kebablasan makan seabreg jadinya nyesel kemudian karena menumpuk jadi lemak di perut, paha, pinggul, pipi…

3. BAKAR, BAKAR, dan BAKAR. Maksudnya ialah, karena olahraga adalah faktor terpenting dalam hidup, apalagi yang menjalani pola hidup sehat, maka harus tahu konsekwensinya. MAKAN ENAK = BAKAR! Jadi kalau kita merasa lagi kebablasan makan enak, langsung olahraganya agak ditambah porsinya untuk membakar kalori yang masuk. Bayangin loh, konon satu burger kalorinya bisa 800! Belum kalau ditambah kentang goreng, lalu minumnya soda, halah-halah. Alhamdulillah saya udah nggak gitu demen soda, kecuali pas lebaran he he.

4. Berdamai dengan situasi. Artinya apa? Jangan terlalu strik dan keras terus-terusan sama diri. Jika suatu saat mengalami kebosanan menjalani hidup sehat, dan jemu dengan makanan yang itu-itu saja, nggak apa berdamai sedikit. Makan saya sesukamu tapi dijaga ya porsinya. Atau kalaupun lagi kebablasan banget, lagi-lagi makan dan makan lagi-lagi, tapi nggak ngeBAKAR, maka TERIMA resikonya kalau timbanganmu mendadak naik. Sadari dalam dirimu, bahwa ini memang kemarin kebablasan, timbangan naik, ikhlas, dan jalankan lagi pola hidup sehatmu. 

5. Pandai mengatur asupan kalori yang masuk ke tubuh. Maka enaknya sih konsul dulu ke ahli gizi untuk tahu jumlah kalori, lemak, karbohidrat, dan protein yang boleh kita asup dalam sehari. Nggak usah tekun banget menghitungnya, apalagi pake ditimbang segala makanannya (silahkan kalau bisa), kira-kira saja. Nah kalau sudah tahu jumlah asupan kalori yang boleh masuk, kita enak mengaturnya dalam sehari itu, misalnya saya tahu siang nanti akan makan enak di meeting, maka saya sarapan seperti biasa (oatmeal+susu low/nonfat+madu), lalu siang makan enak, nah malam JANGAN MAKAN NASI, makan saja sayur dan buah, atau minum susu low/non fat. Begitulah, atur-atur aja sendiri. 

 

 

 

komentaryuks-wordpress-com

 

 

 

 

 

nexus404-com

 

 

 

 

 

www-jenzcorner-com

 

 Yang jelas jangan pernah skip waktu makan, nanti bosen sendiri atau nggak bisa tidur karena perut kriyukan. 

Nah, dengan menjalani trik di atas, Insya Allah pola hidup sehat bisa berjalan seumur hidup. Tentu pola ini bukan sekedar dijalankan dalam menurunkan berat badan, kalau sudah turun, so what? nggak olahraga lagi, makan bar bar lagi, nanti bisa nggak terkontrol, apalagi konon katanya semakin bertambah usia metabolisme tubuh semakin melambat. So, sebaiknya dari muda (jiyaaahh sok jiwa muda) dibiasakan menjalani pola hidup sehat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s