Minggu Pertama Turun 2kg, Really??

Posted: July 20, 2010 in Kisah

Sehabis ketemu Ririe pada Selasa, 25 Mei 2010 itu saya belum bisa menerapkan pola makan sehat seperti anjurannya, coz saya masih menginap di rumah saudara di daerah Tarogong. Namanya menginap di rumah orang ya kudu tahu diri dwooong, disuruh makan ya makan, lagian saya belum punya bekal makanan diet.

Rabu, 26 Mei pagi saja saya diminta sarapan kue ketan. Saya pikir: wah, cukup deh sarapan ini, nggak usah makan yang lain. Ndalaaah, sebelum mabur ke Setiabudi Building buat meeting, saya dipanggil,”Dek, makan dulu! enak aja main pergi,” kata saudara saya saking perhatiannya.

Alamak… ikan goreng pula… plus sambal balado (sebagai orang Sumatra, sambal balado emang paling endang margindaaang), dengan nasi yang sedikit saya pun melahap ikan goreng dan sambal balado itu dengan perasaan bersalah. Wahhh, okeh kalau begetoh mulai Kamis besok dweh gw diet, sekalian puasa sunnah

Siang itu saya sampai di Setiabudi Building, sudah bengong bin bingung memilih resto apa yang pas buat meeting plus nggak menganggu jadwal diet. Looo katanya mulai besooook, bathin saya berujar. Paling nggak diupayain dweeeh biar dikiiiit juga. 

Saya BBM an dengan teman meeting dan dia minta saya standby di Starb*ck cafe, hmm… kembali saya ingat pesan Ririe tentang bagusnya ini cafe, karena menyediakan roti gandum dan minuman serba low fat. Cuma karena masih penuh saya duduk di teras gedung dulu. Teman saya sempat pula minta di resto pasta, huwalaaaah emooooh, saya pikir. 

Untunglah akhirnya kami duduk di Starb*ck cafe. Namun malang, menu roti gandum tak ada, terpaksa saya pesan sandwich saja, dengan minuman susu strawberry low fat. Begitu mau pulang, baru dweeh pelayan cafe menawarkan icip-icip roti gandum menu baru, sebelum pulang pun saya beli sebuah untuk sahur malam nanti.

Nah, anehnya nih, saya merasa belum mulai diet kok kayaknya perut kempesan ya? Namun sengaja saya emoh menimbang. Saya jalani hari demi hari, Kamis puasa sunnah, demikian Seninnya, puasa lagi (tentunya harus meluruskan niat terus, bahwa puasa karena Allah bukan karena diet). 

Iseng, Senin pagi itu saya menimbang dan terbelalaklah mata ini, ternyata turun 2 kilo! how comeeee? baru mulai Kamis koook, kalau dihitung-hitung kan baru efektif lima hari. Kok bisa? Wah, semangat membuncah. Ternyata nggak susah ya hahahaha, saya keGRan. Benar-benar ‘bahan bakar’ yang sempurna untuk memulai perjalanan ini.

tembem

Tembemnya pipikuw uh uh uh

 


Comments
  1. Jeung Ririe says:

    Ah ada namaku kau sebut2…mantafff!
    Iya, sukses or ga, ga brenti sampe di niat, tapi realisasi yang kuat. hasil mah mengikuti di belakangnya. Terbukti kan?;-)
    Just proof that u CAN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s